Dia kata "Love validates existence".
Aku tak pasti sama ada aku setuju atau tidak, but for now I just like the sound of it.
Mungkin aku akan digest ungkapan ini malam nanti sebelum aku tidur, jadi hari ini, setakat saat ini, biarkan aku jadi perempuan tipikal yang mudah dicumbu dengan kata-kata.
Tuesday, April 15, 2008
Friday, April 11, 2008
Nebula
Sambungan episod putus cinta:
Dan dia juga tidak boleh hidup tanpaku…
And we live happily ever after.
The end.
Oh, awal pagi tadi Kaklong telefon.
“Atuk mimpi kau. He said something bad is going to happen to you.”
Atuk juga kata dia risau akan aku. Wajahku tak bercahaya, perlu bertandang ke rumahnya untuk mandi bunga.
Aku kata (dalam hati), “Atuk, aku tak perlukan mandian air tujuh bunga untuk kembalikan cahaya. Aku hanya perlu kembali ke tikar sejadah.”
Oh.
Dan dia juga tidak boleh hidup tanpaku…
And we live happily ever after.
The end.
Oh, awal pagi tadi Kaklong telefon.
“Atuk mimpi kau. He said something bad is going to happen to you.”
Atuk juga kata dia risau akan aku. Wajahku tak bercahaya, perlu bertandang ke rumahnya untuk mandi bunga.
Aku kata (dalam hati), “Atuk, aku tak perlukan mandian air tujuh bunga untuk kembalikan cahaya. Aku hanya perlu kembali ke tikar sejadah.”
Oh.
Wednesday, April 2, 2008
Bleeding Love, Still
Regret selalu muncul sepuluh saat selepas lidah terlepas kata disebabkan otak gagal sikronis dengan si lidah.
Tidak, mungkin bukan salah si otak.
Mungkin salah si hati yang terlalu melulu akibat dominasi emosi.
Namun natijahnya satu: Regret.
Aku tak boleh hidup tanpa kamu!:(
Tidak, mungkin bukan salah si otak.
Mungkin salah si hati yang terlalu melulu akibat dominasi emosi.
Namun natijahnya satu: Regret.
Aku tak boleh hidup tanpa kamu!:(
Subscribe to:
Posts (Atom)