Si Perempuan,
Duduk terperosok di dalam kemban,
Sebatang rokok di tangan,
Ibarat Zaleha si isteri dan jalang,
Rambutnya kerinting menggerbang,
Dia mengenang yang hilang,
Dia mengenang nasib dibenci orang.
Hai perempuan,
Asap berkepul, hembus sesalan,
Hatinya letak di lengan.
Sunday, March 30, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment